Aneka Macam Baju Batik Pekalongan


Warna yang terang ialah sosok khas motif batik Pekalongan. Merah, oranye, kuning, hijau, dan biru dipadukan didalam harmonisasi corak yang beraneka ragam. itulah sebabnya, aneka model batik Pekalongan berhasil menembus pasar jagat raya ganjaran keanekaragaman corak serta warnanya. Hal itu dipengaruhi oleh budaya Cina yang berasimilasi di darah pesisir.

Para pembatik Pekalongan era ini menambahkan corak yang ada didalam motif guci-guci tegel dari Cina (Dinasti Ming). Corak yang selamanya orang-orang itu adapatasi kedalam dalam batik sosok-sosok itu adalah corak alam hewan berwujud kupu-kupu, burung merak, burung pipit, ataupun ular baga. sedangkan bagi corak flora, oknum-oknum ini menggunakan corak teratai, kembang rose, bunga persik, sulur pandan, maupun sulur daun.

Hal yang nikmat dari aksesoris batik Pekalongan ialah adanya corak merak ngigel. dalam diwaktu itu, pihak keraton melarang corak selain corak khas keraton, sebagai contoh gringsing, kawung, serta tumpal. Corak-corak penyesuaian terhadap budaya Cina ialah corak larangan.

Tampaknya, para pengrajin baju batik Pekalongan gak mengindahkan halangan pihak keraton. mahluk-mahluk itu merasa corak yang oknum-oknum itu kembangkan adalah corak yang mandiri, corak yang merdeka tanpa disetir oleh pihak keraton. untuk itulah, manusia-manusia itu membentuk corak merak ngigel. Burung merak yang sementara menari ialah bentuk khas corak merak ngigel. Artinya sejenis perlawanan, ketidakmauan bagi ditindas, dan kedaulatan berseni.

Dibanding dengan batik di area lain, batik Pekalongan tercakup yang amat meraih karisma dari luar. Di antaranya Cina, Belanda, India, Jepang, Arab, ataupun Melayu. Hal itulah yang membuat dinamika toko baju batik Pekalongan lebih besar.

Pengaruh ini melahirkan motif-motif ramuan antara lain motif jlamprang, motif kangenan, motif encim (Tionghoa, Cina), batik Belanda, dan juga batik Hokokai (Jepang) yang didominasi corak kembang sakura atau krisan.

Macam batik Pekalongan betul-betul beraneka macam ataupun dipilih oleh teksturnya. selain motif di atas, nimbul beberapa motif batik Pekalongan yang berbeda diantaranya batik sarong van zuylen, liza woman sarong, batik 3 negeri, primisan, dewa- dewa, obar-abir, serta garuda. Batik bercorak sarong van zuylen diambil dari cap seorang pembatik dari Eropa bernama Van Zuylen.
macam batik pekalongan

Dia kian menerapkan corak tumbuhan ataupun bunga yang realis. Batik tiga negara juga tetap memakai corak kembang ataupun tumbuhan yang dominan, hanya bedanya makin bernuansa ornamen. sedangkan batik liza woman sarong enggak panjang berlainan dengan Sarong Van Zuylen. Motif dewa-dewa memakai corak alam hewan yang dominan, contohnya burung merak.

Ciri khas lainnya tampaknya ornamen berupa orang bagi isian batik itu yang diterjemahkan dengan pose beraneka ragam semacam orang menari. Batik garuda ialah corak batik yang kerap memelihara wibawa aslinya, yaitu batik dari Yogya atau Solo. Corak batik-batik ini bisa membentuk corak burung Garuda yang komplit tapi bisa saja dengan mewakilkan ornamen sayapnya saja.

Dalam perkembangannya, ciri sayap itu diadaptasi dari ciri tanaman yang menyerupai sayap sedang kembang tapak dara sebagai pangkalnya.

0 comments "Aneka Macam Baju Batik Pekalongan", Baca atau Masukkan Komentar

Post a Comment